Jadi, Aku Masukin Menscup…

 


Ladies only post. Kalau cowo, skip. Cewe, merapat. Mari kita cerita. πŸ’πŸ»‍♀️

One thing yang trigger me untuk tidak lagi memakai pembalut adalah …

Suatu ketika aku membuang pembalut ku yang bau itu ke dalam tong sampah. Terus aku tiba-tiba kepikiran, “Kasian banget ya ini tukang sampah kalo ga sengaja buka plastik ini isinya pembalut bau bangke semua.” πŸ’¨

Karena emang bau gitu, wkwkwkwk 😭🀧

Alhasil, aku memberanikan diri dan memantapkan diri untuk bilang, 

“OK, bren. It’s time to change! Ayo kita pake menstrual cup itu!” πŸ‘ŠπŸ»

Aku sendiri udah tau tentang menstrual cup dari tahun 2019 ketika aku hamil Javon dan entah gimana ngidam jadi orang go-green tanpa plastik. Brand menscup yang dulu terkenal itu adalah Organicup. Aku pun mencari-cari nya di Shopee terdekat. Tapi aku malah kepincut sama satu brand lagi dari Filmore. Namanya Filmore Gilrfriend Menstrual Cup.


Alasan aku kepincut adalah karena menscup ini ga perlu di sterilkan dengan air mendidih. Cukup dibilas air mengalir aja udah beres. ✅ Sangat convenient bukan? 😍


Ok, aku pun beli. Pas banget lagi promo di Shopee nya seharga 200k-an.

Produknya udah datang ke rumah. Aku buka. Kemudian aku simpan sampai  jadwal mens ku berikutnya.

Ketika jadwal mens nya datang. Aku cukup excited dan deg-degan. Walau udah menikah, tapi tetap aja agak gimana gitu ya shay masukin sesuatu ke mimik. πŸ¦ͺ Ulala ciao bella~

Pertama kali aku pakai menscup membutuhkan waktu hampir setengah jam. Just to insert that little red cup inside. 🫠 Kayak mau masuk tapi gabisa. Gatau cara dorong masuknya. 😭 Kaki udah ngengkang posisi begini. Ngengkang lagi posisi begitu. Coba setengah duduk. Coba lagi angkat kaki sebelah. Aduh πŸ¦ͺ-ku… Setelah masuk, rasanya ga beres jadi aku keluarin lagi. Ada kali beberapa kali keluar masuk sampai akhirnya berhasil. 🫣 Dar der dor banget rasanya. Dibilang sakit sih engga, cuman ga nyaman aja pas masukin.

Setelah aku pakai menscup, aku pakai CD yang aku lapisi pantyliner. Takut bocor. Lalu aku melakukan aktivitas seperti biasa. Rasanya ga nyaman banget, kayak sesuatu mau keluar dari mimik. 😨 Sekitar 4 jam kemudian aku mau ke toilet lagi untuk ngecek, ternyata bocor dong. 😫 Alhasil aku keluarin lagi, dan perjuangan masukin kembali ke dalem. Kali kedua ga lama seperti yang pertama, much bearable sekarang. 

Ketika aku mengeluarkan menscup, membersihkan isinya dengan air bersih, lalu memasukannya kembali untuk ketiga kalinya, semua prosesnya jadi makin mudah. Rasa pemakaiannya juga semakin nyaman. Seperti gak pakai apa-apa. Aku beraktivitas seperti biasa bahkan sampai lupa kalau ada sesuatu di dalam vajajay. WKWKWK. πŸ™‚‍↕️πŸ‘ŒπŸ»

Ternyata practice makes perfect. Hari kedua dan seterusnya, pemakaiannya jauh lebih gampang. Saat dipakai juga nyaman dan tidak leak lagi. Ah~ this feeling of accomplishment. ✨

CD menstruasi yang kupesan pun sudah datang. Jadi aku ga lagi pakai pembalut. Instead, setelah pakai menscup aku pakai CD mens jadi kalaupun bocor halus ga tembus. Aman πŸ™ŒπŸ»



   Combo yang pas: MENSCUP + CD MENS   

Sekarang aku udah gak terlalu merasa bersalah ketika mens datang. Karena aku ga perlu lagi buang pembalut bau ke tong sampah. 🀧

Well, kecuali pas travelling ke sentul kemarin. Aku ga siapin menscup dan cd mens. Eh, rupanya jadwal mens nya datang. Alhasil, mau ga mau, pergi ke indomaret dan beli pembalut dan cd bentuk pembalut. πŸ˜… Pas balik ke rumah, balik lagi ke setelah awal, pakai menscup. 


Overall, setelah pemakaian 2 cycle mens, rating ku adalah 4/5. 🌟

Convenient, karena menscup yang kupakai hanya perlu bilas air

Ga nyampah lagi

✅ Setelah dipakai, nyaman banget kayak ga pakai apa-apa

❗️ Palingan masukinnya masih agak kagok

But nevertheless, aku tetap merekomendasikan pemakaian menscup untuk orang yang udah pernah having sex. Kalau belum, mungkin akan makin susah masukinnya (?)  

Comments