Perbaiki LCD Screen Laptop Pecah
Setelah menikah dan tinggal bersama beberapa lama, aku memutuskan untuk menjual laptop zaman kuliah dan hanya menggunakan satu laptop yaitu punya suami aku. Spek laptop dia jauh lebih tinggi dari punyaku LOL. Asus ROG coy.
Lalu ada satu kejadian, jujur aku lupa penyebabnya apa, tapi membuat layar LCD Screen retak. Sehingga ga bisa digunakan. Setelah itu, aku mencari tukang service di Google dan ketemu lah. Kalau ga salah waktu itu 800rb penggantian LCD nya.
But ironically, selang beberapa hari setelah laptop yang sudah berhasil di reparasi dibawa pulang kerumah, satu peristiwa terjadi. Kejadiannya terjadi ketika aku dan anak kedua sedang berada di kamar. Posisi laptop terbuka menganga, dengan seekor bayi gajah figuran di atas keyboardnya. Dengan wajah polosnya, anak kedua ku menutup laptop itu. Tapi kan... ada bayi gajah di dalamnya? Ya gamautau lah dia. Pokoknya dia tutup. Kejadiannya terjadi begitu cepat di depan mataku. Layar yang baru saja diperbaiki retak begitu saja. Wasallam...
Nyesek banget sih jujur. Baru aja selesai di perbaiki, eh yaampun malah langsung rusak. Yaolo yaolo yaolo
Karena emang baru aja diperbaiki, lantas aku pun tak semangat lagi untuk memperbaikinya dalam waktu dekat.
Dan waktu berlalu sampai bertahun-tahun kemudian. WKWKKWKW. Kayaknya dua tahun deh kubiarkan saja laptop itu tergeletak begitu. Palingan kalau emang mau digunakan, aku pasang HDMI untuk sambungin ke monitor lain. Begitulah bunda.
Sampai akhirnya, laptop mertua aku rusak. Aku juga gatau apa masalahnya. Tau-tau mertua telepon dan bilang, "Brenda, siapin laptop yang rusak itu. Kita mau pergi perbaiki."
Karena ga tau apa-apa, dengan polosnya aku tanya, "Laptop yang mana?"
"Laptop yang layarnya retak itu lah!"
Ooo...
Kusiapkanlah laptop itu untuk dibawa pergi. Tapi ternyata pas mereka sampai di tempat reparasi, tokonya belum punya sparepart yang dibutuhkan. Jadi harus di inden dulu. Dibawa pulang lagi lah laptop itu.
Beberapa hari kemudian, staffnya menginformasikan kalau sparepart sudah ready dan laptop bisa dibawa kesana untuk di reparasi. Baiklah, aku pun mengatur waktu dan membawa laptop ke tempat reparasi. Sepanjang perjalanan dari rumah kesana, wasalam. Ada 4 atau lebih titik galian sepanjang jalan yang lebarnya cuma muat 2 mobil dan beberapa motor. Kebayang ga sih macetnya seperti apa? Suamiku udah kasih tau kalau ribet, mending perginya agak malaman aja pakai motor. Tapi aku kekeuh mau pergi, karena udah kadung basah. wkwkkw. Apalagi sekalian mau beli Burger AW titipan mertua lagi kan. Yaudah, ikutin alur aja.
Setelah setengah jam menyetir dengan hiruk pikuk macet jalanan, aku pun sampai. Karena sebelumnya sudah informasi, staff nya langsung tau aku adalah si Brenda yang mau perbaiki layar laptop. Jadi aku cuma ninggalin laptopnya disitu. Berhubung estimasi pengerjaan nya adalah 2-3 jam. Yowes, pulang lagi wak. Untungnya pas perjalanan pulang, jauh lebih manusiawi sih. Lumayan lancar ketimbang pas pergi.
Malamnya, setelah aku selesai beberes meja makan, dan mandiin anak-anak, staff nya mengabari aku via Whatsapp bahwa laptop aku sudah selesai di perbaiki. Aku pun pergi bersama suami pakai motor. Bener aja, pakai motor cepet banget. Sing seng sung, udah nyampe.
Sesampainya di tempat, aku cek unit, beneran udah nyala dan gak ada kendala apa-apa. Lalu aku pun melakukan pelunasan sebesar IDR 800.000 via transfer. (Total biaya IDR 1.100.000) Kami pun pulang dengan laptop yang "baru".
Ini aku share tempat reparasi laptopnya ya:
Prima Phone Service Center
Ruko Citra 7 Blok A02.07, Kalideres, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11840
Overall Review: Service memuaskan, lumayan cepat, dan yang paling penting staff nya sangat responsif!

Comments
Post a Comment